Viral Video Kekerasan Pada MABA, Rektor UM Bima Minta Maaf ke Korban dan Pihak Keluarga

Rektor UM Bima dan Mahasiswa Baru yang ada di Video.

Kabupaten Bima, MerdekaNTB.Com–Video Viral dianiaya senior mahasiswa baru saat ospek menjadi tranding topik di media sosial, bagaimana tidak, tidak tak lajim oknum senior tersebut mendapatkan kencaman dari warganet.
Dalam hal ini, Rektor Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) Melalui surat terbuka menyampaikan pernyataan sikap Kampus Universitas Muhammadiyah Bima yang ditanda tangani oleh Rektor, Senin (12/09).
Surat terbuka yang publikasikan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) “Pernyataan Rektorat UM Bima”
1. Terhadap viralnya video pada saat PPKBM
Pada tanggal 10-11 September 2022 di lingkup UM Bima sebagai pelaku dan korban. Pihak kampus menyesalkan atas kejadian tersebut dan jelas-jelas melanggar ketentuan akademik, nilai moral dan hukum yang berlaku. Pihak kampus sudah berupaya maksimal untuk menghindari kejadian seperti itu, disampaikan setiap saat dan momentum memberikannya penekanan dan menghimbau kepada seluruh panitia tingkat kemahasiswaan untuk tidak melakukan kekerasan baik fisik maupun non-militer fisik serta menghindari tindakan yang berpotensi merendahkan harkat dan martabat mahasiswa lainnya. 2. Terhadap kejadian ini kepada korban dan keluarga korban pihak kampus menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. 3. Terhadap para pelaku kami sudah memanggil dan akan memberikan sanksi-sanksi akademik sesuai fakta integritas dan pedoman standar etika kemahasiswaan yang berlaku dilingkup kampus. 4. Antara pelaku dan korban sudah kami pertemukan, sudah saling minta maaf dan berpelukan. Walau demikian, pihak kampus terbuka memberikan pilihan penyelesaian bagi korban dan pelaku, baik penyelesaian secara kekeluargaan maupun penyelesaian menurut hukum yang berlaku. 5. Semoga kejadian ini memberikan pembelajaran semua mahasiswa agar masalah yang sama tidak terulangi kembali pada masa mendatang, isi suratnya.

Penulis: Adi
Editor: Fesal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *