Toko Pakaian Serba 35 Ribu Didemo Warga, ini Kata Managernya

Toko Pakaian Serba 35 Ribu di Kecamatan Bolo Kabupaten Bima saat Didemo Warga.

Bima, merdekantb.com–Barang serba 35 ribu. Mulai dibuka Kamis (09/03) di Depan Masjid AL. Amin Desa Rato, Masyarakat Bolo ikut Bahagia atas kehadirannya.” Juma’at (10/03/2023).

Manajer Toko Serba tokoh 35 ribu Jhon menyampaikan bahwa dari masyarakat sendiri itu mendukung kehadiran pasar kami dan perlu di ketahui juga bahwa pasar 35 ribu seperti ini tidak hanya punya saya. Di kecamatan Bolo kab.bima.

“Harusnya kita semua lebih bijak menyikapinya karna barang milik saya tidak sama dengan barang pada pasar lain, kan tidak mungkin barang yang kualitasnya mahal di jual di sini, tentu selera orang berbeda beda dan bagi pembeli akan mencari seleranya masing masing,” tuturnya
Terkait tuntutan pelaku pasar kemari. Pertama Simbol Baliho 35 Ribu diturunkan dan lebih parah lagi kita di atur oleh pedagang lain untuk jual eceran padahal setiap pasar punya simbolnya sendiri dan itu tidak bisa di atur oleh pedagang yang lain karna ciri dan khas pasar itu tergantung marketing masing masing dan Serba 35 itu adalah simbol tokoh kami,” jelasnya

Terkait barang kami, itu diambil dari Jakarta dan barang yang kami jual hari ini nilainya sama yaitu 35 ribu. dalamnya ada Pakaian lengkap dengan aksesorisnya.”tutur pria kelahiran Jawa ini
“Kata Jhon, Terkait izin kita sudah memiliki ijin usaha dari kementrian dan kepala Desa Rato, itu bahkan yang menjadi karyawan pada tokoh kami sejumlah 8 orang, semua berasal dari Desa Rato itu sendiri.”terang

pria tinggi Asal Jawa yang akrab di sapa Jhon pemilik Toko serba 35 Ribu ini sudah tersebar banyak di Indonesia ini. Sampai saat ini tokoh kami sudah Mencapai 36 tempat. NTT i16 tempat, Lombok 18 tempat, Kota Bima 1(satu) dan Kabupaten Bima 1 ( satu) dan rencana kedepan akan kita bangun di Dompu juga,”

Secara terpisah Pembeli atas nama Haris asal Desa Tambe menyampaikan bahwa sebagai masyarakat kehadiran serba 35 ribu memberi kebahagiaan tersendiri bagi kami karna barangnya Murah, kami sangat mendukung karna yang harus kita pikirkan sekarang bukan penjual tapi Masyarakat hari ini,” itu yang perlu di ingat” terangnya

Iapun, mendukung kehadiran barang 35 ribu tersebut, adalah keinginan semua pembeli termasuk saya dan masyarakat lainnya kita.

Dengan kebutuhan masyarakat yang kompleks dan masyarakat, kehadiran serba 35 akan membantu masyarakat Ekonomi lemah membeli perlengkapan anaknya dan keluarganya dengan harga terjangkau,itu akan meringankan mereka juga.”ungkap Haris Ajis.

Selai itu, “ada dampak positif yang kita ambil yaitu dapat mengurangi angka pengangguran bagi desa setempat”, bebernya.

Pewarta: Fesal

Editor: Fesal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *