Siswa SMAN 3 Wera Blokir Jalan, Kadis Dikbud NTB Akan ke Wera Minggu Depan

Keterangan Foto: Kadis Dikbud NTB (Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd. M.Pd.)
Kabupaten Bima, Merdekantb.comsuasa menegangkan terjadi lagi di Kecamatan Wera akibat ulang perusahaan yang mengajarkan proyek pembangunan sekolah SMAN 3 Wera yang tidak membayar gaji para kerjanya.
Akibat pihak perusahaan tidak membayar gaji pekerja, sehingga pihak pekerja menutup sekolah sebagai bentuk kekecewaannya terhadap perusahaan untuk segera bayar gaji mereka, ucap Ama Hala salah satu warga Kecamatan Wera yang menyaksikan langsung aksi pemblokiran jalan, Kamis (21/07).
Aksi pemblokiran jalan yang dilakukan siswa SMAN 3 Wera tersebut bentuk kekecewaan mereka terhadap pihak sekolah yang mengabaikan keberlangsungan proses belajar mengajar di SMAN 3 Wera, jelasnya.
Siswa SMAN 3 Wera menyampaikan menuntut Gubernur NTB dan Dikbud NTB segera mengambil sikap, karena memang ini menyangkut masa depan siswa-siswi SMA, mereka juga ingin sekolah di sekolahnya sendiri.
“Sudah satu tahun kita nebeng sekolah di sekolah orang, gara-gara ulah kontraktor yang tidak mau bayar gaji pekerja proyek, pokoknya gubernur NTB dan Dikbud NTB harus segera turun ke sekolah kami”, tegas salah satu Siswa yang enggan disebut namanya ini.
“Jangan karena ulah kontraktor itu, masa depan kita digantung seperti ini, pokoknya gubernur NTB harus segera turun di sekolah kami”, tuntutannya.
Ditambahkannya, Masalah ini harus segera diselesaikan, kami ingin sekolah di sekolah sendiri”, pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DIKBUD) Provinsi NTB saat dikonfirmasi media ini sangat sesalkan ulah oknum perusahaan yang mengerjakan proyek sekolah SMAN 3 Wera tersebut, karena memang berdampak buruk pada keberlangsungan proses belajar dan mengajar siswa-siswi SMAN 3 Wera, ucap Kadis Dikbud NTB (Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd. M.Pd.)
“Saya menyesalkan kejadian ini atas masalah tidak bisa ketemunya solusi antara pemborong dengan pekerja yang sudah dilakukan mediasi oleh Dinas sejak beberapa bulan yang lalu, karena ini berlarut dan merugikan anak didik dan masyarakat maka saya segera datang ke Wera minggu depan ini untuk mengambil langkah penyelesaian”, ungkapnya.
Menurut perusahaan gaji pekerja sudah dibayarkan semua, namun sepertinya ada masalah lain yg menjadi pemicu kedua pihak ini sangat sulit dipertemukan untuk melakukan klasifikasi dan jalan keluar, bebernya.
“Minggu depan saya turun langsung ke SMAN 3 Wera, hal seperti ini tidak boleh berlarut, karena ini menyakut keberlangsungan belajar mengajar siswa-siswi kita”, pungkasnya.
Adi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *