Penuhi Kebutuhan Darah, PKM Gandeng TNI-Polri dan Pol PP Gelar Donor Darah

Keterangan Foto: PKM Gandeng TNI-Polri dan Pol PP Gelar Donor Darah. 

Kabupaten Bima, MerdekaNTB.Com–Pusat kesehatan masyarakat (PKM) Kec.Wera Kab.Bima Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pusat Kesehatan Masyarakat(PKM)Wera melakukan kegiatan donor darah dan acara ini bermaksud dalam rangkah menurunkan angka kematian ibu hamil dan bayi.

Pantauan langsung media merdekantb.com,
Senin,10/10/2022 pukul 10;40 wita acara itupun di hadiri oleh H.M.Ridwan S.Sos.(Camat Wera) Danpos ramil di wakili(Serma Idris) Polsek wera di wakili(Babinkabtimas) Kasi Trantib(Marwan S.Sos)Kades Rangga solo (Jamalundin).

TNI,Polri dan Pol PP sangat antusias dalam kegiatan Donor darah yang di pusatkan di halaman kantor PKM Kec.Wera, sebutlah Serma Irdris dan Serda Sahrul yang bertugas di Danpos Ramil wera yang giat melakukan sosialisasi giat di tengah masyarakat di masing-masing wilayah binaanya, Al hasil
Masyarakat tiap desapun berdatangan guna melakukan donor darah.

Bapak Camat Wera,Serma Idris (Danposramil wera) Kasi Trantib pendonor pertama sekaligus pembuka dalam kegiatan tersebut.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus berupaya melakukan penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir, salah satunya dengan mengupayakan peningkatan akses pelayanan kesehatan sesuai standar melalui jaminan persalinan (Jampersal).

Plt Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kemenkes, dr. Ni Made Diah, mengatakan klaim pelayanan Jampersal diajukan untuk Ibu paling lama 42 hari pasca persalinan atau Bayi paling lama 28 hari setelah persalinan.

Penerima manfaat Jampersal dapat dilayani di semua fasilitas pelayanan kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, baik Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL),” ujar Diah dalam keterangannya, Sabtu (8/10/2022). Kutipan dari media Jakarta (Pilar.id).

Untuk pelayanan Jampersal pada praktik mandiri bidan, diperkenankan dengan persyaratan bidan tersebut berjejaring dengan FKTP yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Pelayanan Jampersal di FKTP meliputi pelayanan antenatal, persalinan spontan (pervaginam), persalinan normal dengan tindakan emergency dasar, pelayanan ibu dan bayi baru lahir pra rujukan, pelayanan ibu nifas dan bayi baru lahir, pelayanan KB pasca persalinan, pelayanan rawat inap di FKTP, pelayanan di FKTP mengikuti manfaat pelayanan JKN. Pelayanan Jampersal di FKRTL mengacu pada prosedur penjaminan pelayanan Program JKN, yaitu dilakukan sesuai indikasi medis.

Pihak Dinas kesehatan Kab.Bima di sela acara berlangsung melalui
Kepala pusat kesehatan masyarakat(PKM) Kec.Wera. Hj.Evi Rosdiyanti, A.Md.Keb,SKM yang kami konfirmasih.

” Kegiatan dalam rangkah untuk menurunkan Angka kematian ibu hamil tercukup dan terpenuhinya kebutuhan darah ibu dan bayi dan begitupun untuk semua pasien yang membutuhkan darah untuk Operasi dll ”
Tutur Umi Evi dalam sekilas menceritakan hal tugas Nakes.

Beliau juga menambahkan.
” Etika dalam pelayanan sangat perlu dan harus di terapkan oleh kami serta ilmu waktu kulia Etika sangatlah utama dalam sistem pelayanan “. Tutup Kpl.PKM Wera.

Kami sudah koordinasi dengan beberapa instansi di antaranya Pihak TNI,Polri,Pol PP dan seluruh desa se kec.wera dalam hal kegiatan donor darah besok dan ikut menjadi bagian dan siap mendonorkan darah.

Kepala Desa Rangga Solo Bapak Jamaludin memberikan komentar dalam kegiatan tersebut.

” Kegiatan ini sangat luar biasa bagi kami dan semua masyarakat apalagi ini untuk membantu ibu hamil yang melahirkan ” tutur Kades Rangga Solo.

Pemerintah Kec.Wera melalui Kasi Trantib Kec.Wera Bapak Marwan S.Sos berharap.
” Semoga kedepan tidak ada lagi keluarga kita dari wera yang kekurangan darah saat melakukan operasi dan ini adalah sebagai upaya dan bentuk kerja sama antara pemerintah Kec.Wera dan pihak dinas kesehatan Kab.Bima melalui Pusat Kesehatan masyarakat (PKM) Wera, tutur Kasi Trantib.

Beliau juga menghimbau penting dan perlunya menjaga keamana dan ketertiban dalam kehidupan sosial masyarakat. Tutupnya.

Penulis: Wera 01
Editor: Fesal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *