Kadis Kelautan dan Perikanan NTB Gelar Rapat DLHK NTB, ini Pembahasannya

Keterangan Foto: Kadis Kelautan dan Perikanan NTB saat Gelar Rapat Dengan DLHK NTB. 

Mataram, merdekantb.com–Bertempat di Ruang Rapat Nila Anjani Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi NTB, telah dilaksanakan rapat koordinasi pembangunan infrastruktur PPI Tanjung Luar yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Kadislutkan) Provinsi NTB Bapak Muslim, ST.,M.Si, Perwakilan DLHK Provinsi NTB, serta konsultan perencana.

Dalam rapat tersebut didiskusikan terkait pembagunan IPAL yang diawali dengan penjelasan konstruksi IPAL oleh konsultan perencana.

Dalam kesempatan tersebut, Kadislutkan NTB menyampaikan bahwa spesifikasi IPAL yang dibuat harus sesuai dengan saran dan masukan dari DLHK Provinsi NTB, ucap kepala dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Jum’at (10/03).

“Gambar yang telah dibuat harus mengikuti masukan serta dapat diubah sesuai saran dari DLHK Provinsi NTB,” tegas Muslim.

Lebih lanjut Muslim menjelaskan bahwa limbah yang ditampung pada IPAL ini berupa limbah hasil pencucian dan pemotongan ikan bukanlah zat kimia atau zat berbahaya lainnya.

Selanjutnya Perwakilan DLHK Provinsi NTB mengusulkan agar dilakukan pengambilan sample dari limbah pencucian dan pemotongan tersebut untuk dilakukan uji labortatorium untuk mengetahui karakteristik limbah sehingga teknologi yang digunakan pada IPAL tersebut efektif dan efisien serta pemeliharaannya dapat lebih maksimal.

Untuk itu, Kadislutkan NTB mendorong agar konsultan perencana mengikuti saran dan masukan dari DLHK serta melakukan koordinasi lebih lanjut agar nantinya pembangunan infrastruktur PPI Tanjung Luar dapat memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat, ujarnya.

Pewarta: Adi
Editor: Fesal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *