Janjikan Lulus P3K, Diduga Oknum Guru di Salah Satu Sekolah di Lambu Minta Sejumlah Uang ke Peserta

Keterangan Foto: Ilustrasi. 

Bima, merdekantb.com–Mencuat isu dugaan pemerasan atau pungutan liar kepada sejumlah perseta P3K yang ikut tes dengan iming-iming akan diluluskan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) oleh oknum guru tersebut, bahkan uang diminta tersebut tidak main main nominal nya cukup tinggi yakni sebesar Rp. 10.000.000/Peserta, ungkap salah peserta tes seleksi P3K yang enggan disebut namanya saat dikonfirmasi media ini, Senin (13/03).

Katanya, dalam pertemuan itu yang diduga kuat terjadi di salah satu sekolah di Kecamatan, sejumlah peserta tes seleksi P3K dikumpulkan lalu dijelaskan tujuan dan maksud dari pertemuan. Ternyata dalam pertemuan itu sejumlah oknum guru meminta uang sebesar Rp. 10.000.000/peserta dengan dijanjikan lulus P3K.

Saya dimintai uang 10.000.000 oleh oknum guru tersebut, katanya sih uang itu untuk jaminan meluluskan saya, saya kasih uang itu. Namun, setelah pengumuman kelulusan P3K ternyata saya tidak lulus, ucapnya.

Setahu saya ada 12 peserta tes seleksi P3K di sekolah tempat saya ngajar yang kasih uang tersebut. Namun, hanya dua atau tiga orang yang lulus, bebernya.

Saat pertemuan itu, ada juga kepala sekolah, bahkan kita juga disuruh nanti untuk coblos partai, mereka mengatakan bahwa tes seleksi P3K juga termasuk urusan politik, pungkasnya.

Mereka juga mengatakan bahwa itu juga atas perintah Gubernur, katanya.

Sementara itu, Oknum guru inisial O saat dikonfirmasi media ini mengatakan bahwa isu tersebut hoax alias tidak benar adanya, ucapnya melalui telpon whatsapp.

Saya klarifikasi, bahwa isu minta uang 10 juta ke peserta tes seleksi P3K itu hoax alias tidak benar, cetusnya.

Ditanya soal bawa nama gubernur, Guru inisial O tersebut mengaku tidak tahu menau, “saya hanya guru biasa, tidak mungkinlah saya dikenal oleh pak gubernur, coba selevel KCD mungkin iya mereka dikenal sama pak Gubernur”, katanya.

Pewarta: Adi
Editor: M. Shopian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *