Gegara Pilkades, Guru di Wera Dipecat Kepala MTS Diduga tidak Ikutin Pilihan Kepsek

Keterangan foto: Hasil Chat Whatsapp Oknum Kepala MTS dan Guru.
Kabupaten Bima, Merdekantb.comSeorang guru di sekolah swasta “di berhentikan” karena memilih pasangan yang lain dari diinstruksikan oleh Pimpinan pada momentum Politik kemarin, Tindakan terhadap guru tersebut benar-benar aneh dan tidak masuk akal.
Guru tersebut telah mengabdikan diri di sekolah tersebut selama 10 Tahun dan Selalu tiap tahun tetap mendapatkan Jam mengajar serta sempat menjadi wali kelas juga.
Namun tiba2 di tahun ajaran ini mendapat pemberitahuan melalui Chat Medsos bahwa ybs tidak memiliki jam Mengajar maupun kegiatan lainya disekolah dalam arti lain “diberhentikan” dengan alibi Keterbatasan Jumlah Kelas dan Siswa. Sementara itu rekan2 yang lain yg jauh dan baru masuk pun mendapatkan Jam mengajar.
Pilihan politik itu urusan pribadi masing2. Setiap warga negara punya hak untuk memilih dan dipilih dan tidak bisa dipaksakan.
Sebuah sekolah yang seharusnya mengajarkan nilai2 keadilan dan kebangsaan, justru bersifat primitif “memecat” seorang pengajar karena perbeadaan pandangan, Ironis Memang.
Pihak pemerintah harus mengawasi secara ketat model sekolah seperti ini jangan2 sekolah mengarahkan anak didiknya menjadi manusia2 tidak toleran di masa mendatang.
Pernyataan ini bukan Spekulasi semata, Tetapi ada Bukti Digital dari Chat WA yg Meminta dengan kata WAJIB oleh Pimpinan Sekolah Terhadap Bawahannya untuk Memilih Calon Tertentu. Instruksi itu jelas dengan disertai Tata Cara Ciri Khas Coblos, di foto dan dikirim sebagai bukti nantinya.
Postingan ini Bukan semata-mata untuk merendahkan diri dan memohon, Karena ralitanya entahkah PNS lebih-lehih Honorer di daerah kita tetap mencari nafkah dilahan yang panas dan Terik. Ini tidak lebih dari ungkapan karena merasa tidak adil dan diperlakukan sewenang-wenang.
“Sungguh, manusia yang paling dicintai Allah pada Hari Kiamat dan paling dekat kedudukannya di sisi Allah ialah pemimpin yang adil. Orang yang paling dibenci Allah dan paling jauh kedudukannya dari Allah adalah pemimpin yang zalim”.
Adi•

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *