Diskusi Publik, Narasumber Sebut Ada Mafia Dibalik Kelangkaan Pupuk Subsidi di NTB

Keterangan Foto: Diskusi Publik Media Pusaranntb.com.
Mataram, MerdekaNTB.Com–Persoalan Kelangkaan pupuk subsidi di NTB terus berguling, setiap tahun petani selalu berteriak masalah kelangkaan pupuk subsidi. Hal ini Narasumber dalam Diskusi Publik yang diselenggarakan oleh Media Pusaranntb.com mengatakan ada banyak yang menjadi persoalan pupuk subsidi, baik masalah penjual diatas HET dan distribusi pupuk yang teratur, sehingga menimbulkan masalah dilapangan, Sabtu (06/08).
Islamudin juga wartawan hukrim yang ngepost di Mapolda NTB membeberkan persoalan pupuk subsidi, sejauh ini Polda NTB sudah memeriksa beberapa oknum yang terlibat dalam persoalan pupuk subsidi termasuk sekda Kabupaten Bima yang juga sebagai KP3 Kabupaten Bima. Hal ini juga kata dia bahwa menandakan bahwa ada mafia pupuk subsidi dibalik persoalan pupuk subsidi ini terutama di Kabupaten Bima, bebernya.
Selain itu juga, Islamudin mengatakan Pemerintah tidak menjalankan fungsinya secara maksimal, sehingga terjadi persoalan-persoalan pupuk subsidi tidak ada ujung solusinya, katanya.
Sementara itu, Al Mukmin Betika Narasumber Kedua mengatakan dalam diskusi ini sebenarnya pihak Kapolda NTB harus hadir dalam diskusi ini untuk mempertegas aspirasi kita untuk disampaikan kepada mereka, karena persoalan pupuk subsidi ini terus terjadi setiap tahun, pungkasnya.
Al Mukmin Betika juga mengatakan persoalan pupuk subsidi bukan masalah baru. Menurutnya, Al Mukmin mengatakan persoalan pupuk subsidi banyak sekali mafia pupuk hampir semua lini, baik ditingkatkan pengecer sampai pada pemerintah. Al Mukmin Betika juga menegaskan diskusi ini harus berkelanjutan yang dimana kita yang lahir dari rahim yang sama yaitu petani memiliki persoalan yang sama dengan adanya persoalan pupuk ini. APH dan Pemerintah terkait harus hadir dalam diskusi ini sebenarnya, supaya kita bisa menyampaikan aspirasi kita. Namun, Al Mukmin Betika kembali menegaskan diskusi akan terus kita lanjutkan dengan menyurati teman-teman APH, DPRD dan Pemerintah Provinsi NTB, tegasnya.
“Saya dan teman-teman peserta diskusi malam ini punya keluhan yang sama, karena kita sama-sama anak petani yang besar dan disekolah dari hasil tani. Makanya saya saran diskusi ini berkelanjutan, kedepannya teman-teman APH, DPRD dan Dinas Pertanian NTB harus hadir di diskusi kita selanjutnya”, ujarnya.
Ditambahkannya, Al Mukmin Betika yang juga menjabat sebagai Ketua DPD GMNI NTB mengapresiasi inisiatif Media Pusaranntb.com yang telah mengadakan diskusi ini, karena memang dengan adanya diskusi terkait kelangkaan pupuk subsidi dari tahun ke tahun menjadi acuan kita untuk bicara kedepan pihak terkait, apresiasinya.
Adi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *