Demo Kasus Dugaan Korupsi di Kantor Desa, Dua Orang Warga Desa Risa Dilaporkan Kades ke Polisi

Surat Laporan Kepolisian Dua Orang Warga Desa Risa./ Foto : Dokumen Nanang Sofyan. 

Kabupaten Bima, merdekantb.com–Terkait dengan adanya aksi demontrasi pemuda dan masyarakat Desa Risa pada Rabu, 17 April 2024 lalu tentang dugaan korupsi, permasalahan sampah, serta pembangunan yang berujung pada penyegelan kantor desa.

Buntut dari itu, kini dua masa aksi dilaporkan oleh Kepala Desa Risa (Muhrim), Kecamatan Woha dengan alasan penyegelan kantor desa, pihak terlapor pertama atas nama fikrilah sekaligus kolrap 1 dalam aksi angkat bicara terkait itu, ungkap Nanang Sofyan Pemuda Desa Risa yang juga Kader HMI Cabang Mataram, Rabu (01/05/2024).

Ia menjelaskan, bahwa tindakan yang diambil oleh kepala Desa Risa ini sangat kekanak-kanakan dan sangat lucu untuk dikonsumsi publik, ucapnya.

“Kepala desa seakan menunjukkan sikap arogannya terhadap masa aksi” ujarnya

“Kita semua bisa menilai bahwa Kepala Desa Risa tidak memiliki watak kepemimpinan” lanjutnya

Terlapor kedua atas nama Muhammad Nova juga ikut angkat bicara, dia mengungkapkan bahwa ini adalah cara kepala desa risa untuk membungkam masa aksi setelah sebelumnya masa aksi diancam menggunakan parang oleh anak kepala desa.

“Kami tidak akan diam walaupun Kepala Desa memakai banyak cara untuk membungkam kami” tegasnya

ia juga menjelaskan, bahwa kasus korupsi yang katanya dilakukan oleh eks-bendahara desa ini sengaja tidak ditindaklanjuti karena mengingat kepalda desa risa adalah pelapor.

“Dengan ini kuat dugaan kami kalau Kepala Desa ikut terlibat dalam kasus korupsi ini” terangnya

“Kami akan melakukan upaya hukum juga atas pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Kepala Desa Risa” tutupnya. (RED).

Editor : Ali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *